SEJARAH BERDIRINYA
KERUKUNAN MASYARAKAT MAPALUS KAWANUA
SYDNEY-AUSTRALIA
Tercetusnya gagasan persatuan dan persaudaraan antar sesama pendatang dari Sulawesi Utara ini bermula pada akhir September 1988 di Sydney beberapa warga Kawanua mengadakan pertemuan mereka antara lain INDRA RONDONUWU, ERNST TUNGKA, RUSLI SALIM, (Alm) TIUS LUNTUNGAN, LODY MOMONGAN, CHRIS PAOKI, PDT. ECKY POSUMAH, PDT. OLIVIA RONDONUWU. Selanjutnya diadakan rapat dirumah Rusli Salim di bilangan Matraville Sydney bagian timur, tepatnya tanggal 1 Oktober 1988 rapat dipimpin oleh Indra Rondonuwu yang dihadiri sekitar lima puluhan keturunan MINAHASA ini mulai mendirikan secara resmi organisasi sosial MANADO dinamakan MAPALUS KAWANUA.
Kata MAPALUS yang berarti GOTONG ROYONG atau kerja sama ini mempunyai pengertian sangat mendalam karena istilah ini melambangkan persatuan, kebersamaan serta persaudaraan berdasarkan KASIH dalam kehidupan masyarakat MINAHASA dahulu kala mulai dari membangun rumah, lahan-lahan pertanian, perkebunan hingga pada para nelayan dengan falsafah inilah para anggota Mapalus Kawanua (MK) melangkah dimanapun mereka berada.
Namun sewaktu pemilihan ketua pada rapat ini belum lagi berhasil karena masing-masing kandidat terpilih belum bersedia memegang jabatan KETUA disebabkan alasan adanya kesibukan dalam pekerjaan sehari-hari, oleh karena itu semua kandidat terpilih menjadi caretaker yakni : Lexie Tangka, Ernst Tungka, Pdt. Olivia Rondonuwu, Rusli Salim, Indra Rondonuwu.
Debut pertama dilakukan para anggota organisasi MAPALUS KAWANUA (MK) ini tidak tanggung-tanggung yaitu membawa para rombongan kesenian SULAWESI UTARA yang akan tampil menyanyi dan menari di EXPO'88 Brisbane selama sepuluh hari sejak tanggal 9-18 Oktober 1988,
Rombongan Kesenian artis SULAWESI UTARA dipimpin oleh Bupati MINAHASA Johan Bolang ini berjumlah 20 orang. Meskipun tanpa pengalaman para anggota MK bersepakat mengambil pekerjaan luar biasa itu dengan waktu singkat anggota MK memilih "Panitia Expo'88" yang akan mendampingi rombongan tersebut di BRISBANE mulai dari supir, koki, humas sampai dengan manejer.
Dari seluruh anggota yang terlibat paling super sibuk saat itu adalah almarhum TIUS LUNTUNGAN, karena dialah yang mendampingi rombongan dalam program-program apapun semuanya berjalan dengan baik, lancar dan sukses. Ini disebabkan Almarhum mempunyai kemahiran bahasa Inggris lebih baik dari anggota lain juga ia mengenal baik seluk beluk kota Brisbane selama itu ia dengan fasih dapat memahami peraturan-peraturan yang berlaku dari panitia Expo'88 baik tertulis maupun tidak. Sedangkan anggota-anggota lainnya mencoba ikut membantu secara maksimal.
Satu keuntungan dari rombongan kesenian SULUT sejak awal tiba di EXPO'88 BRISBANE ini seluruh penampilan ataupun perayaan dibawakan para UTU dan KEKE Manado sewaktu menari tari-tarian SULUT seperti Maengket , Katrili, Lenso dan menyanyi diiringi musik kolintang sangat menarik para pengunjung EXPO'88 yang datangnya dari seluruh belahan bumi. Para tamu asing merasa terkagum-kagum serta heran melihat para artis SULUT yang cantik-cantik menari dan menyanyi apalagi memakai baju tradisional daerah SULUT yang warna-warni semua ini sangat memukau.
Pada setiap penampilan pertunjukan para UTU & KEKE SULUT ini selalu dihadiri banyak sekali penonton bahkan ada dari beberapa penjaga stand dari negara lain secara regular menonton setiap hari karena bagi mereka tontonan ini sangat menarik lagi pula lain daripada tarian Negara lain. Setelah rombongan tiba kembali di Sydney pada tanggal 19 Oktober 1988 rombongan masih tinggal beberapa hari di Sydney untuk pasiar. Hingga akhirnya rombongan kembali ke Indonesia meskipun ada kekurangan ataupun kesalahan dalam penanganan rombongan namun pimpinan rombongan Bupati Minahasa Johan Bolang menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya pada para anggota Mapalus Kawanua saat itu.
AKTIFITAS MAPALUS KAWANUA
Sejak berdirinya organisasi MAPALUS KAWANUA (MK) perjalanan MK banyak sekali tantangan baik datang dari luar maupun dari dalam organisasi sendiri. Namun peranan aktif organisasi maupun pribadi-pribadi anggota MK selama ini sangat dikenal dikalangan masyarakat maupun pemerintah Indonesia ataupun Australia bahkan sepuluh tahun terakhir ini anggota-anggota MK selalu berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan DIVERSITY bersama-sama dengan anggota lainnya. Ditahun 1989 MK dengan Rudy Sampow mengundang Kawanua Melbourne, rombongan berjumlah sekitar duapuluhan orang ini dipimpin oleh Lucky Kalonta. Bersama Kawanua Melbourne ini MK sempat mengadakan pertandingan olah raga antara lain bola volley dan tennis meja. Ini merupakan teladan dimana kedua organisasi kawanua ini saling mendukung. Rombongan kawanua Melbourne ini ditampung pada keluarga-keluarga kawanua di Sydney. Kedua organisasi kawanua ini mengadakan pesta MALAM KAWANUA bersama di hall gereja UNITING CHURCH WAVERLEY dihadiri tidak hanya masyarakat minahasa/tou kawanua saja tapi juga organisasi Indonesia lainnya.
Aktifitas intern yang paling istimewa selalu diadakan MK jika terjadi kedukaan dari keluarga anggota sumbangan uang santunan duka diberikan sekaligus. Rasa kebersamaan pada saat dalam kedukaan ini sangat terlihat benar karena tanpa komando atau saling tunggu semua anggota saling membantu mempersiapkan diadakan malam penghiburan baik 3 malam ataupun 40 malam selama lebih dari sepuluh terakhir ini kebanyakan dijalankan oleh pihak MARANATHA MINISTRY diketuai oleh Pdt. B.M. Meiruntu yang juga menjabat sebagai penasehat MK. Untuk mempererat sekaligus mempersatukan anggota MK antar anggota diadakan program arisan bulanan dimana semula pada saat pertemuan bulanan dijalankan arisan dan ini bertahan hingga saat ini.
Sejak berdirinya MK dua dekade lalu telah beberapa kali berhasil mengumpulkan sumbangan-sumbangan baik berbentuk uang ataupun materi lainnya yang disumbangkan ke tanah air. Seiring dengan kemajuan tehnologi MK juga telah memiliki SITUS WEBSIDE guna mempermudah para anggota serta simpatisan, MK yang terdaftar mendekati 160 kepala keluarga belum semua terhitung dengan anak-anak serta cucu-cucu yang sudah dewasa. Dalam umur dua dasa warsa para ketua MK terdahulu adalah Rudy Sampow, Boing Dotulong, Alan Gerungan, Thelma Lantang, dan Rosye Sumanti.
Mengimbangi kemajuan pesat selama ini sejak beberapa bulan terakhir diilhami juga atas saran para anggota nama MAPALUS KAWANUA disempurnakan agar lebih baik serta afdol menjadi KERUKUNAN MASYARAKAT MAPALUS KAWANUA SYDNEY-AUSTRALIA merupakan kelengkapan yang disesuaikan dengan falsafah organisasi MALEO-LEOSAN atau saling mengasihi dan menyayangi. Untuk memperkuat tali persaudaraan ini para anggota telah menandatangani ikrar dalam DEKLARASI MAPALUS KAWANUA pada tanggal 5 Juli 2008.
Sejak awal September lalu Kerukunan Masyarakat Mapalus Kawanua (KMMK) Sydney -Australia bekerja sama (merger) dengan organisasi MANLY- MANADO (MM). Walaupun baru berumur 3 tahun namun organisasi ini bergerak telah banyak menolong baik secara financial ataupun religious masyarakat Sulawesi Utara.
RENCANA PROGRAM
Dalam waktu dekat KMMK Sydney-Australia akan mengadakan program donor darah setahun 2 kali dan tanggal 25 Oktober 2008 mendatang organisasi ini akan merayakan hari jadi ke 20 tahun.
Pada tanggal 31 Januari 2009 KMMK Sydney-Australia akan mengadakan acara tutup tahun seperti lazim diadakan oleh Masyarakat Minahasa/Tou Kawanua di tanah air Indonesia.
KMMK/INDRA H. RONDONUWU (ijaaa_ronum@yahoo.com.au)
FOTO - FOTO