Tingkatkan Kualitas Gebyar Ketupat Jaton
www.hariankomentar.com - 09 Oktober 2008 - (yok)
Tondano, KOMENTAR
Kegiatan keagamaan umat Muslim Kelurahan Kampung Jawa, Tondano (Jaton) bertajuk Gebyar Ketupat 3, Rabu (08/10) kemarin, dihadiri Gubernur Sulut, Drs Sinyo Sarundajang.
Dalam sambutan, gubernur mengatakan, Gebyar Ketupat di Kampung Jawa ini merupakan khazanah budaya dan religius. Karenanya, apa yang dilakukan ini haruslah didukung.
Namun gubernur menginginkan, Gebyar Ketupat ini bisa menjadi event tahunan yang perlu ditingkatkan bobot kualitasnya. Oleh sebab itu, Sarundajang berharap adanya tim pengkaji budaya, ilmu dan religius untuk kegiatan ini agar supaya dapat menarik banyak orang.
"Acara ini tidak boleh instant, tapi perlu disiapkan jauh-jauh hari, teristimewa untuk panitia pelaksanaannya," tukasnya.
Sementara, tokoh masyarakat Kampung Jawa, Abdi Buchari SE mengatakan, perayaan ketupat ini memiliki makna yakni persaudaraan antarsesama masyarakat Kampung Jawa yang tersebar di luar tanah Minahasa, persaudaraan sebagai anak bangsa dan merupakan tradisi dan budaya masyarakat Kampung Jawa.
Dalam Gebyar Ketupat 3 ini ada beberapa kegiatan yang menarik minat pengunjung, di antaranya Salawat Jowo, Festival Band Islami, Hadra dan Pencak Silat.
Turut hadir dalam perayaan tersebut, Bupati Minahasa Drs Stefanus Vreeke Runtu, para tokoh agama, tokoh masyarakat serta masyarakat Muslim Kampung Jawa.
Ada pun Gebyar Ketupat 3 ini dilaksanakan di depan Masjid Al- Falah, Kelurahan Kampung Jawa.(jok)